Tentang

Merekam jejak-jejak menjadi sebuah catatan buat generasi yang akan datang.
Oleh Usdhof
Alhamdulillah! Pada pembahasan sebelumnya ada yang
memberikan tanggapan baik di blog maupun WAG yang saya ikuti. Ada tanggapan
menarik bahwa hitungan tersebut sekedar cocoklogi. Gatok matuk istilah orang
Jawa.
Saya sampaikan bisa jadi, bias juga tidak. Mengapa? Bagi umat
muslim pasti pernah mendengar bahwa Alquran menyebutkan rasa takjub hamba-Nya
atas segala penciptaan Allah yang tidak ada kesia-kesiaan ( QS. Ali Imran 191).
Dalam ayat tersebut sebenarnya mendiskripsikan pengertian dari ulul albab pada ayat sebelumnya. Yaitu orang
yang senantiasa berzikir mengingat kuasa Allah baik di saat berdiri, duduk,
maupun tidur dan merenungkan semua yang ada di bumi langit hingga mengucapkan rasa
takjubnya itu.
Akan tetapi jikalau dikaitkan dengan pemikiran berikutnya dari
penulis buku Matematika Islam tersebut, Fahmi Basya, bahwa Candi Borobudur ada
kaitannya dengan sejarah Nabi Sulaiman. Maka saya katakan tidak sependapat. Memang
pendapat Fahmi tersebut pernah ditulis sebagai ringkasan pemikirannya dalam
replublika.co.id “Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman?”. Tulisan tersebut hanya
sekedar mengabarkan tanpa memberikan pendapatnya karena sebatas seperti senuah
reportase. Saya tidak akan membahas lebih dalam pada topik ini.
Saya akan melanjutkan refleksi peristiwa Isra Mi’raj yang
lalu. Pada pembahasan sebelumnya sudah kita temukan bahwa jumlah rakaat Salat Lima
Waktu jika dihubungkan dengan Basmalah akan berjumlah sama dari jumlah hurufnya
yaitu 19. Subuh 6, Dhuhur 3, Asar 3, Maghrib 4 dan Isya 3. Maka jika kita terapkan
menjadi seperti dalam table
Jika kita perhatikan table tersebut, meski salat subuh hanya dua rakaat sudah menunjukkan nilainya yang cukup besar. Maka tidak heran jikalau banyak godaan di dalam melaksanakan salat Subuh.
Saya setiap tahun ajaran melakukan monitoring salat lima
waktu anak-anak. Apalagi saat ini untuk membuat laporan cukup mudah. Siswa
cukup mengisi form yang diletakkan di teams office 365. Dan yang terjadi di
lapangan adalah rerata siswa tidak melaksanakannya. Hal ini menunjukkan bahwa peran
orang tua harus dioptimalkan dalam membiasakan beribadah.
Pada table tersebut juga bisa menjelaskan salat yang bias di-jama
dan tidak. Jikalau selama ini kita mengetahui aturan jama dari hadis, maka
dari table tersebut bisa menjawab secara logis. Salat jama adalah menggabungkan dua salat dalam satu waktu di antara waktu dua salat tersebut. Bisa dimajukan atau diakhirkan. Hal ini menunjukkan Allah juga menghubungkan antara syariat satu dengan lainnya.
Pada table tersebut kita juga bisa membaca bahwa Allah akan
memberikan Rahman-Nya jikalau hamba-Nya mau bekerja di saat siang. Oleh karena
itu, kita tidak bisa protes jikalau non muslim mendapatkan hasil yang baik
dalam pekerjaannya. Karena dalam tataran ini sifat Rahman yang berlaku. Sedangkan
Rahim-Nya hanya diberikan kepada hamba-Nya saat di akherat nanti. Siapa? Tentunya
yang percaya akan keberadaan-Nya (iman).
Pada kalimat “bismillah” juga menunjukkan bahwa di waktu malam seorang hamba harus kembali menegaskan diri bahwa semua yang terjadi adalah atas izin Allah. Kesuksesan maupun kegagalan apa yang dilakukan di keseharian adalah takdir Allah. Dan selanjutnya tentu memohon esok hari bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat An Naba/78: 10-11,
Akhirnya semoga kita sebagai umat muslim mampu membawa nilai-nilai salat dalam keseharian. Jika mampu mendirikan salat lima waktu dengan baik, maka seorang hamba telah mampu membawa ruh dalam basmalah dalam hatinya. Yaitu meneladini sifat Allah Yang Rahman dan Yang Rahim sehingga menjadikan Islam sebagai rahmatan lil’alamin.
Oleh Usdhof Alhamdulillah! Pada pembahasan sebelumnya ada yang memberikan tanggapan baik di blog maupun WAG yang saya ikuti. Ada tanggapa...

Merekam jejak-jejak menjadi sebuah catatan buat generasi yang akan datang.
Cerdas dan bermanfaat. Mantabs
BalasHapusMencerahkan
BalasHapusAwalnya tak paham dengan angka-angka yang dimaksud... Ternyata... Subhanallah... Mantab
BalasHapusMenginspirasi untuk semakin memperbaiki diri. Terima kasih remindernya ustad
BalasHapusMantul tulisannya
BalasHapusUtk memahami smp baca 3 kali
Awalnya gak paham dg angka2 itu
Terima kasih semua. Semoga kita bisa menjaga salat kita
BalasHapus