Tentang

Merekam jejak-jejak menjadi sebuah catatan buat generasi yang akan datang.
Oleh Usdhof
Sudah dua bulan udara pagi selepas Subuh tak bisa kunikmati. Rombongan burung kuntul berangkat mencari makan pun sudah tak pernah terlihat. Pandanganku dibatasi oleh terali besi dengan kamar berukuran tiga kali tiga meter persegi.
***
Masih kuingat wabah korona ini telah merengut bisnis travelku. Pembatasan kegiatan keluar bagi masyarakat memberikan dampak kentara. Untungnya aku punya teman dalam berbagi pekerjaan untuk menyambung hidup agar dapur tetap mengepul asapnya. Jasa pijat menjadi pilihanku. Aku tak sulit mempraktekkannya. Temanku selalu memberikan video panduannya.
Malam itu, aku menerima permintaan pasien ke seratus tiga belas. Aku diminta datang ke rumahnya kawasan elit di kota S. Rumahnya besar tapi tak terlihat penghuni lain kecuali tuan itu. Puji syukur dia merasakan enaknya pijitan. Aku pun memberanikan bertanya rumah gedhe kok tanpa penghuni. "Kang, aku sebenarnya masih isoman. Karenanya keluargaku aku ungsikan." Jawaban itu seperti kilat menyambar. Tanganku langsung menekan titik pembuluh darah pada lehernya yang disebut carotyd sinus itu. Aku meninggalkannya tanpa menunggu upah pijat.
Gresik, 10 Agustus 2021
Oleh Usdhof Dok. Pribadi Sudah dua bulan udara pagi selepas Subuh tak bisa kunikmati. Rombongan burung kuntul berangkat mencari makan pun su...

Merekam jejak-jejak menjadi sebuah catatan buat generasi yang akan datang.