/
6 Comments

Saya mengenal istilah tersebut dari master kita, Pak Moh. Khoiri yang lebih sering dipanggil Pak Emcho. Pegiat Literasi dari UNESA Surabaya. Saat itu beliau mengomentari tulisan saya yang menceritakan gaya menulis yang sudah saya temukan. Cuman masih sebagai tanda tanya: apa betul itu gaya menulis saya. Penilaian beliau bahwa tulisan saya harus diperbaiki dari segi kontennya. karenanya tentunya judulnya harus berubah jika mengikuti maksud dan ide saya.

Setelah meluangkan beberapa waktu, selesailah sudah perbaikan itu. Akan tetapi link-nya tidak berubah sesuai dengan judul yang terbaru. Maka saya pun konsul dengan Pak Emcho. Pada konsul inilah saya mengenal istilah tersebut. 

Apa itu permalink?

Menurut Wikipedia, permalink merupakan kependekan dari permanen link kalau dalam bahasa indonesia disebut tautan permanen. Permalink adalah alamat URL yang diberikan untuk halaman pada website. Dengan demikian fungsi utama permalink adalah untuk memudahkan masuk pada halaman atau post dari website tertentu.

Bagaiman cara merubahnya?

Pada pembahasan ini, saya menggunakan  blogger. Kemungkinan berbeda lagi dengan yang ada di WordPress.

Masuk terlebih dahulu ke menu postingan. Kemudian pilih postingan yang akan diedit. Perlu diingat, postingan tersebut harus dikembalikan ke “draf” dulu. Jika tidak maka pilihan edit link tidak akan muncul. Lihat gambar.


 Pilih kembali draf. Sumber : dok. pribadi



tidak muncul pilhan edit. Sumber: dok pribadi

 

Jika sudah memilih draf, maka saat kita membukanya pada bagian menu link di bagian kanan ada pilihan permalink otomatis dan khusus. Permalink otomatis artinya permalink akan muncul sesuai dengan judul. Sedangkan khusus, nama permalink tergantung dari si empunya.

Permalink merupakan sesuatu yang penting dalam dunia penelusuran di internet. Oleh karenanya bagaimana seorang blogger juga harus bisa membuat permalink yang mak nyus. Menurut devaradise.com dalam membuat permalink hendaknya memperhatikan penggunakan keyword yang mudah. jumlahnya tidak lebih dari 3 sampai 5 kata. Dan tentunya mengandung kata yang deskriptif dari konten postingan.

Semoga bermanfaat.

You may also like

Saya mengenal istilah tersebut dari master kita, Pak Moh. Khoiri yang lebih sering dipanggil Pak Emcho. Pegiat Literasi dari UNESA Surabaya....

6 komentar:

  1. Alhamdulillah, bermanfaat, akhirnya

    BalasHapus
  2. He he idem ustad..sy mah cm bs menggunkan blog... Gak paham seluk beluknya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sya juga begitu, gak berani kotak katik, takut gak bisa ngembakikan ke semula he he

      Hapus
  3. Langsung membuat resume.... Jossss... Mantap pak usdhof

    BalasHapus
  4. Saya masih ngalir aja.....
    Yang penting nulis dulu. Hal-hal teknis, mangkih riyin.
    Hehe....

    BalasHapus